Minggu, 13 November 2016

4 Cara mengajar guru yang membosankan

Ini Pelajar, Jakarta | Bagi pelajar yang kurang suka dengan salah satu pelajaran, mungkin mereka lebih tidak suka dari cara guru tersebut mengajar.


Banyak pelajar di Indonesia mengeluh tidak bisa mengerjakan tugas, karena saat guru memberikan materi ia tidak memperhatikannya. Mengapa demikian ?. Beberapa beranggapan bahwa guru yang memberikan materi sangat membosankan, sehingga mereka tidak dapat memahami materi yang dibawakan oleh guru tersebut.

Tujuan sekolah adalah mendidik seperti yang tertuang pada "Tut Wuri Handayani" . Tiga semboyan itu adalah Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Arti dari semboyan ini adalah: Tut Wuri Handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan), Ing Madya Mangun Karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan Ing Ngarsa Sung Tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik).  Berikut ini 4 cara mengajar guru yang membosankan. 


1. Jarang masuk, dateng - dateng ngasih tugas


Tipe guru yang satu ini pasti pernah ada saat disekolah bukan? Nah, guru ini biasanya juga jarang memberikan materi saat di kelas. Tiba - tiba datang memberikan tugas dan keluar lagi.

2. Waktu ngajar, suasananya tegang


Mungkin ini yang disebut sebagai guru killer . Beda dari yang pertama, guru ini cenderung memberikan sensasi ketegangan saat mengajar. Jangan harap kamu bisa nengok teman sebelah kamu saat pelajarannya berlangsung. Apalagi waktu ulangan yang menjadi pengawas ruangan adalaha guru tersebut. Selamat tang-ting-tung aja deh.

3. Rajin ngasih tugas, pr, dan ulangan


Apasih tujuan sekolah saat ini? Nilai. Ya, hampir seluruh sekolah di Indonesia hanya mementingkan "nilai angka" daripada "nilai sosial". Padahal tidak semua pelajaran disekolah digunakan saat kita sudah kerja ataupun berbaur di masyarakat. Banyak moral pelajar rusak karena salah satunya di sekolah tidak diajarkan "Sadar diri".

4. Banyak aturan yang "menekan" alias gak penting


Tipe guru yang satu ini banyak memberikan aturan yang "gak penting sama sekali". Mungkin terdapat dibeberapa sekolah ataupun kampus di Indonesia. Diantaranya aturan seperti dilarang ke kamar mandi saat pelajaran berlangsung, dilarang minum dikelas, dilarang ketawa-ketawa saat pelajaran berlangsung. Memangnya apa gunanya aturan tersebut? Apakah masih diperlukan aturan semacam itu?.

Pemahaman konsep pelajaran sangatlah penting. Kalau generasi penerus tidak dibimbing dengan baik apakah Negara Indonesia ini bisa menjadi lebih baik kedepannya? Mari sama-sama kita membangun dunia pendidikan dengan baik.

Adalah seorang blogger yang suka mempelajari hal-hal yang baru seputar teknologi dan Android khususnya. Untuk mempelajari Hal baru, membutuhkan kesabaran dan ketekunan serta ketelitian dalam mempelajarinya.

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon